Bawang Lanang & Penyakit


Bagaimana Bawang Lanang Atasi Berbagai Penyakit?

Seperti yang telah kita ketahui bersama, banyak artikel yang membahas khasiat bawang putih tunggal atau bawang lanang rendam madu. Dr. Indarsih, staf Klinik Holystik di lingkungan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sragen mengatakan, “bawang putih dapat mengantisipasi penggumpalan kolesterol dalam pembuluh darah. Sedangkan madu berkhasiat untuk meningkatkan daya tahan dan menambah vitalitas”. Kenapa bawang putih harus dicelupkan dengan madu, menurut Dr. Indarsih, karena untuk mengurangi aromanya yang menyengat. “Bila telah direndam dengan madu terlebih dahulu akan dapat mengurangi iritasi pada lambung” jelas Dr. Indarsih.

Secara umum, Kandungan kimia alami lainnya yang terkandung dalam bawang putih per 100 gram pada umumya :
Sulfur (68 – 128 gram)
Kalori (95,0 – 124 kal
Air (64,1 – 72,0 gram)
Lemak (0,2 – 0,3 gram)
Protein ( 4,5 – 7,2 gram)
Fosfor (16 – 122 gram)
Fe (1,4 – 1,7 gram)
Karbohidrat (23,4 – 25,8 gram)
Kalsium (28 – 46 gram)
Kalium (346 – 382 gram)
Vitamin (A, B, dan C)

Memang sudah diragukan lagi kebenarannya. Namun, bagaimanakah penjelasan secara ilmiah, bawang putih mampu mengatasi berbagai penyakit? Berikut ulasannya.

1.    Bawang Lanang Atasi Hipertensi
Hipertensi   merupakan penyakit yang sering datang dengan bertambahnya usia, dimana usia tua sangat rentan terserang hipertensi disebabkan kelenturan pembuluh darah semakin berkurang.
Oleh karenannya penyempitan sedikiti saja pada pembuluh darah bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah. Penyempitan pembuluh darah akan semakin rentan jika gaya hidup sehat tidak diterapkan, misalnya tidak memgkontrol makanan berlemak. Dimana makanan berlemak tinggi menimbulkan plak yang makin lama menyumbat darah atau istilahnya aterosklerosis yang memicu gangguan sistem peredaran darah seperti hipertensi dan kardiovaskular.
Bawang lanang adalah salah salah satu bukti nyata yang memiliki khasiat untuk mengatasi hipertensi. Dikarenakan bawang lanang memiliki kandungan allicin dan aliin yang terkenal sebagai pencegah darah tinggi, kolestrol, dan mencegah penyakit jantung koroner. Disamping itu juga memiliki kandungan pelarut plak yang menyumbat di aliran  darah. Secara khusus bawang lanang memiliki kandungan Kalsium yang memiliki sifat menenangkan sehingga cocok sebagai pencegah hipertensi.

2.    Umbi Bawang Lanang Atasi Stroke
Senyawa  aktif dalam bawang lanang diantaranya adalah  dialilsulfida. Senyawa ini memiliki fungsi meluruhkan lemak dalam darah yang bisa mengakibatkan tersumbatnya aliran darah dan mengakibatkan stroke, juga senyawa dialilsulfida  memiliki fungsi lain untuk mengencerkan gula darah, dan menurunkan darah tinggi, kolestrol serta diabetes.
Menurut Rosalina dalam penelitiannya senyawa aktif yang berefek menurunkan kolesterol pada bawang putih adalah saponin. Riset lain melaporkan fraksi glikosida kasar pada ekstrak metanol bawang putih yang mengandung spirostanol saponin yang diproduksi dari konversi furostanol saponin melalui b-glucosidase menurunkan total plasma kolesterol dan kolesterol LDL tanpa mengubah kadar HDL pada binatang yang dislipidemia.
Saponin menghambat penyerapan kolesterol sehingga menurunkan kadar kolesterol plasma. Beberapa senyawa kimia lain dalam bawang putih seperti alisin dan organo-selenium diduga bekerja secara sinergis dengan senyawa organosulfur menurunkan kadar kolesterol.

3.    Kolesterol Turun Karena Bawang Lanang
Kandungan  saponin yang terdapat pada bawang lanang memiliki khasiat menghambat absorbsi kolestrol dalam darah. Dimana kadar kolestrol jahat low density lipoprotein (LDL). Ditambah dengan kandungan senyawa kimia lain  seperti senyawa allicin dan organo-selenium yang ada dalam umbi bawang lanang dapat bekerja secara sinergis dengan senyawa organosulfur yang menimbulkan efek biologis dapat lebih menurunkan kadar kolestrol jahat, dan menaikkan kadar kolestrol baik high density lipoprtein (HDL).
Cara kerja khasiat bawang lanang dalam menurunkan kolestrol, diduga dengan menghabat sintesisnya, yaitu melalui dua cara yaitu menghambat reaksi enzim  enzim hydroxymethylglutaryl-CoA reduktase dan reaksi  hydroxymethylglutaryl-CoA reduktase dan reaksi enzim kunci dalam biosintesis kolestrol (enzim squalene mono-oksigenase dan lanosterol-14-demethylase).

4.    Bakteri Tuberkulosis Lenyap dengan Bawang Lanang
Bakteri penyebab penyakit tuberkolusis adalah  bakteri Mycobacterium tuberculosis, ternyata dapat diatasi dengan kandungan yang ada pada bawang lanang.  
Berdasarkan penelitian Novena Yety Lindawati dan Crescentiana Emy Durhania, dosen Akademi Farmasi Nasional Surakarta. Telah membuktikan bahwa  ekstrak bawang lanang berdosis 240 mikrogram per ml media mampu menghambat pertumbuhan bakteri'.
Disamping itu aktivitas antibakteri dari bawang lanang juga mampu menghambat vektor penyakit saluran napas atas dan kulit.  
Hasil penelitian lainnya  menunjukkan konsentrasi ekstrak 100% solo garlic alias bawang lanang efektif menghambat pertumbuhan bakteri S. aureus dengan diameter zona hambat 2,03 cm. Adapun bawang putih biasa dengan konsentrasi sama, hanya menghambat pertumbuhan bakteri dalam radius 1,33 cm. Bawang lanang pada konsentrasi ekstrak 100% efektif menghambat pertumbuhan bakteri P. aeruginosa dengan diameter zona hambat sebesar 1,6 cm, terpaut sedikit dengan bawang putih biasa yang mencapai 1,57 cm.

5.    Atasi Diare dengan Bawang Lanang
Bawang lanang secara nyata memiliki kekuatan sebagai anti bakteri dan anti septic yang dihasilkan dari minyak atsiri. Khasiat yang terdapat dalam bawang lanang juga dapat membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare dengan zat alisin yang ada dalam umbi bawang lanang.
Cara kerja zat  alisin di dalam tubuh bisa merusak protein kuman, selanjutnya kuman akan mati.
Alisin adalah zat anti biotic alami yang ampuh, bahkan kekuatannya 15 x lipat dibanding anti biotic penisilin. Alisin mempunyai spektrum luas, artinya disamping membunuh kuman penyakit juga bisa melicinkan, mencairkan dan memperlancar bekuan darah.

6.    Bawang Lanang mampu Tumbuhkan Libido Seks
Khasiat bawang  lanang untuk keperkasaan pria sudah tidak diragukan lagi. Dimana bawang lanang mempunyai efek memperlancar darah. Ketika semua aliran darah lancar, termasuk peredaran darah di organ genital lancar maka akan mengakibatkan libido  memucak.
Fungsi afrodisiak dari bawang lanang ini juga telah dimanfaatkan oleh kaisar - kaisar Tiongkok. Dimana mereka mengkonsumsi bawang lanang untuk menjaga stamina dalam melayani selir-selirnya yang berjumlah ratusan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar